Minggu, 01 Agustus 2010

marni featuring esteban

jikalau ada sepasang kekasih, disitulah ada perjumpaan pertama, jikalau ada saling kasih disitulah ada percintaan , jiaaaaaaahh.
jikalau berjumpa dengan seorang belum tau kah bahwasannya mungkin saja si dia akan menjadi seorang yang berjodoh dengan kita, jiakalu bumi ini besar pastilah ada ratusan ratus juta orang yang ada tinggal, masa tidak ada yang berjodoh dengan si kita, jikalau tidak bejodoh pergilah mencari jodoh sampe ke negeri sebarang,

jikalau adalah seorang pria kelahiran mexico bernama esteban berpencaharian penyupir mobil kuning berstrip kotak hitam putih yang disebut taxi, bagai mana caranya bisa berjumpa dengan seorang wanita bernama marni asal kutoharjo di pulau jawa nan belah selatan , namun bila rasa sudah datang mexico indonesia pun tak menjadi masalah dengan bermodal kan sebuah telepon gratis (in meorimori) pun berpasangan pasangan, tapi jikalau berjumpa awalnya pada sebuah rumah milik teman tidak usah lah kita jauh jauh membahas mexico , karena jikalau esteban ternyata bertingggal di indonesia, jadi esteban dan marni pun hanya dipisahkan jarak 140 km saja, jikalau yang membaca tak mengerti , maklumlah karena yang menulis saja tidak mengerti,

marni tunggu esteban di kebun cemara sambil menyuruput bajjigur,

akhir kata kang ibing ngadengung nya bingung

Jumat, 23 Juli 2010

the death of pleki

sangat terpukul dengan hilangnya semua gratisan karna billing sudah lebih dari 500 ribu, dahsyattttttt!!!

semoga tenang si pleki di sana. dan akan menjadi barang usang.

dengan segenap hati / andydaniel dan muntheana /babay pelki

ya ya ya ya

susah yak, mungkin saya juga harus merasakan dulu dunia kerja,
merasakan kejenuhan nya, merasakan monoton nya, merasakan keteraturannya, merasakan ke tidak jelasannya, merasakan suasana nya, dan tentu merasakan upahnya,

nanti suatu hari saya pasti mengerti ,

hahai maap nya udah kebanyakan, tinggal lamarnya aja. adps

Kamis, 22 Juli 2010

cihanjuang part1 (flashback)

2008, agustus

setelah menutup telepon dengan sigap membawa peralatan sperti tas, uang dan henpon,
lalu mulai berjalan keluar rumah dan mencari yang namanya angkutan umum,
setelah petualangan panjang melewati 2 kota, kemudian sampai sudah di depan sebuah mini market, kiri kang!!!!!!!!

sopir : "mayar na kurang!!!!"
aing :"naha kurang?"
sopir :"biasana oge 3 rebu!!!"
aing :"da aing mah teu biasa, naek angkot ieu oge kakara!!"
(kira kira begitu)

tiba tiba muncul lah dia(sebut saja dia marni) memakai baju bergambar thepaps dengan celana pendek warna hijau kotak kotak,
lalu marni mengajak berjalan sekitar 19886 milimeter dari minimarket menuju sebuah pemberhentian angkutan berwarna ungu, setelah sekitar 1850 detik kemudian akhirnya kita sampe di sebuah jalan buntu (cocok nya kayanya dikasih nama gang pln atau Gg.PLN)
sampai lah di sebuah ujung jalan dan saat menegok ke kiri,

aing:"marni ini dimana?"
marni:" ya rumah gw lah , emang dimana?"
aing:"asa hutan euy!!"


ya begitulah awal pembicaraan nya, kemudian terjadi perbincangan panjang sampai hari ini!!!

2 tahun kemudian.
aing:"marni mana muka imutnya?"